Polsek Banjaran Gencar Memberikan Himbauan Prokes 5m Kepada Warga

“Patroli ini digelar secara intens untuk memberikan edukasi tentang pentingnya protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Pelaksanaannya sendiri kami lakukan di tempat-tempat keramaian”, ungkapnya. WHO menyarankan, cucilah tangan menggunakan sabun atau antiseptik selama detik dan menerapkan langkah-langkah yang benar.

Saling mengingatkan sesama warga, mari bersama kita bersatu dan kerja sama saling menjaga dan saling mengingatkan/shering satu sama lain merupakan kunci agar wilayah desa jati tetap aman dan terhindar dari virus corona, dengan hadirnya Bhabinkamtibmas turun langsung ditengah-tengah masyarakat dan langsung tatap muka shering dengan warga. “Sudah tidak lagi 3M, menekan penyebaran virus Corona perlu penerapan protokol kesehatan 5M. Perlu kesadaran masyarakat, mengingat di jalanan kadang banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan,” tutur Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, dr Eko Krisnarto Sp KK beberapa waktu lalu, dikutip dari laman resmi Radio Republik Indonesia . Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. “Kami berikan himbauan kepada warga yang tidak mematuhi protkes. Kami tahu mereka sudah jenuh, namun di masa pandemi Covid-19 mematuhi protokol kesehatan sangat penting untuk kita dan orang lain.

Beberapa waktu selang kebijakan WHO di atas, WHO akhirnya mengeluarkan imbauan agar semua orang agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Setelah tenaga kesehatan, berlanjut vaksinasi kepada lansia dan pelayan publik, termasuk wartawan yang bertugas di garda depan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, akan diumumkan 1-2 hari ini waktu pemberian vaksinnya,” jelas Isran Noor. Dalam melakukan pembinaan kepada warga masyarakat, secara rutin Bhabinkamtibmas Keluarahan Pasiran Brigadir Efesus, melakukan giat sambang dan dialogis untuk meningkatkan silaturahmi dan menjalin kemitraan dengan warga masyarakat guna menyampaikan informasi tentang kamtibmas. Selanjutnya Aiptu Agus juga mengingatkan kepada tukang becak untuk selalu tertib berlalulintas. “Kami terus mengajak dan menghimbau kepada tukang becak agar lebih mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun keselamatan orang lain, disamping juga meminta kepada tukang becak untuk selalu waspada terhadap adanya Covid-19 seperti yang kita hadapi saat ini, InsyaAllah taat protokol kesehatan kita terhindar dari wanah ini.” Tuturnya.

Yuk, bersama-sama mendukung program pemerintah untuk tetap melakukan pencegahan dan pengendalian COVID-19 dengan menerapkan 5M. Terlebih dengan adanya kebijakan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Jawa – Bali yang baru diterapkan, aturan itu diharapkan dapat menekan tingginya laju kenaikan kasus secara nasional. Dengan membatasi mobilitas, dan apabila harus berada di ruang publik dan menyentuh fasilitas-fasilitas publik, maka mencuci tangan dan menggunakan masker menjadi bagian dari kesadaran private. Pemasangan banner seruan ini agar warga mematuhi protokol kesehatan melibatkan tiga pilar. Yakni Bhabinkamtibmas, ababinsa, dibantu Kades atau Lurah bersama staf dan warga setempat.

Material dalam bentuk penyiapan akomodasi dan transportasi untuk tenaga-tenaga kesehatan, termasuk peran-peran lodge swasta, yang turut menyiapkan isolasi mandiri terkendali dan berkoordinasi dengan otoritas terkait. Menurut Widyastuti, tidak mungkin hanya mengandalkan APBD untuk mengatasi berbagai masalah yang timbul akibat pandemi, melainkan juga sumber-sumber keuangan lainnya seperti ABPN, hibah luar negeri, serta kemandirian masyarakat. Tujuan gerakan 5M menurut Widyastuti adalah untuk menguatkan strategi penanggulangan pandemi COVID-19 sesuai acuan nasional dan merupakan kolaborasi dari aksi 3T yakni “testing” , “tracing” , dan “therapy” dan kampanye 3M. Dengan pencegahan, lanjutnya, bukan hanya membantu menyelamatkan diri sendiri, tapi juga keluarga dan orang lain. “Jangan sampai setelah kena COVID-19, baru kemudian melakukan pencegahan itu,” tandasnya.

Selama aktivitas penyemprotan, pihaknya juga melakukan penerangan keliling dengan mobil khusus memakai pengeras suara. Polisi memberikan imbauan tentang protokol kesehatan terkait Covid-19. Kasubag Humas Polres Klaten Iptu Nahrowi mengatakan, kegiatan penyemprotan ditingkatkan selama penerapan PPKM Level IV. Setiap hari, satu peleton anggota diterjunkan untuk melakukan penyemprotan guna menekan penyebaran Covid-19. Keluarga tidak membawa anak keluar rumah kecuali sangat mendesak dan orang tua melakukan upaya pengasuhan kreatif sehingga anak nyaman di rumah. Pembelajaran Tatap Muka harus didasarkan pada 5 SIAP, SIAP PEMDA, SEKOLAH, GURU, ORANG TUA, DAN ANAK dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan daerah dan positivity ratenya di bawah 5%. Dinas Pendidikan dan sekolah dapat bekerjasama dan berkonsultasi dengan Dinas Kesehatan, Satgas Covid19, puskesmas, atau ahli epideomologi.

Pemerintah pun harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit dari anggaran negara untuk menyediakan stimulus dalam rangka menopang berbagai sektor yang terdampak. “Kalau kebijakan itu harus disesuaikan dan direvisi sesuai perkembangan penyakit dan information riset yang ada terkait Covid-19. Ini yang buktikan 3M ditambah batasi mobilitas dan jauhi kerumunan harus jadi 5M,” kata Dicky mengutip dari Republika. Untuk menjaga tubuh tetap sehat, asupan gizi dari makanan harus diperhatikan.

Cara memberikan himbauan untuk 5M

Tetap harus jaga jarak, serta di bawah pengawasan orang tuanya,” sambungnya. Anda diharapkan untuk memakai masker saat berada di luar rumah, atau ketika berkumpul bersama kerabat di mana pun berada. Di temui di tempat terpisah Danramil Slot Deposit Pulsa 07/Gatak Kapten Inf Sutrisno menyampaikan Koramil 07/Gatak bersama Polsek Gatak dan Satpol PP Kec.Gatak tidak bosan-bosannya memberikan himbauan untuk mengingatkan warga masyarakat dilakukan terus menerus dengan berbagai cara.

Penutupan pada mulut dan hidung ampuh untuk menurunkan risiko penyebaran virus corona dengan memblokir tetesan air liur, agar tidak masuk ke tubuh. Sebaran dari udara juga dapat terjadi, sehingga perlu digunakan saat kamu berada di dalam ruangan, terutama yang ber-AC. Diharapkan dengan imbauan terus-menerus, masyarakat semakin sadar bahaya virus corona dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Penerangan keliling mengingatkan masyarakat agar disiplin menerapkan 5M.

Ia juga menjelaskan saat berkeliling mendapati warga yang tidak mengenakan masker dan kemudian diberhentikan untuk diberikan masker sekaligus edukasi betapa pentingnya menggunakan masker ketika beraktivitas ataupun berada di luar rumah. Ada berbagai metode yang bisa dilakukan oleh otoritas terkait dalam upaya menangani berbagai masalah di masa pandemi. Tentu saja cara yang ditempuh harus terukur dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur atau protokol yang sudah ditetapkan. H. Samari, MM selaku Kepala MAN 2 Gresik telah melakukan berbagai cara untuk mengajak dan menghimbau seluruh civitas akademika MAN 2 Gresik mematuhi 5 M.

Mulya