7 Cara Sederhana Jaga Kekebalan Tubuh Selama Pandemi Halaman All

Apalagi, saat ini Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19 yang membutuhkan imunitas untuk melawan virus. Penelitian menemukan bahwa orang yang kualitas tidurnya buruk lebih rentan sakit setelah terpapar virus, seperti yang menyebabkan flu biasa. Agar sistem kekebalan tubuh bisa melawan infeksi dan penyakit, penting untuk mengetahui berapa lama waktu untuk tidur setiap malam. Mengetahui langkah-langkah yang harus diambil jika memiliki kualitas tidur yang buruk juga diperlukan. Di saat masa pandemi covid-19 seperti sekarang ini, masing-masing seorang individu harus mampu menjaga kesehatan agar tidak tertular virus. Masyrakat perlu menyiapaknramuan khusus untuk meningkatkan imun tubuh di masa pandemi virus corona Covid-19 seperti sekarang ini.

Cara menjaga imun tubuh pada saat pandemi

Semakin baik sistem imun tubuh maka memiliki kemampuan yang baik dalam mendeteksi benda asing yang bersifat patogen serta semakin tinggi kemampuannya dalam melindungi sel tubuh. Respon imun terhadap penyakit secara garis besar dibagi dalam dua sistem utama, yaitu innate (alami/nonspesifik) dan respons imun adaptif . Dalam bekerja, baik imunitas alami maupun imunitas adaptif tidak dapat dipisah-pisahkan tetapi saling melengkapi. Namun yang perlu disadari bahwa sistem imun tersebut dibentuk dari makanan yang kita konsumsi, tentu gizi yang seimbang pada makanan kita akan mendukung pembentukan system imun yang optimal.

Untuk mengurangi stres cobalah batasi menonton TV, khususnya jika kegiatan itu mempengarungi tidur atau stres kita sepanjang hari. Sebaliknya, cobalah latihan jalan kaki atau yoga, membaca buku atau mewarnai. Kita juga bisa berbicara pada teman tentang hal-hal yang membahagiakan, lakukan self-talk yang positif, istirahat dan jangan lupa berdoa. Lebih baik, mulai dari sekarang biasakan diri untuk mengganti camilan atau jajanan dengan buah-buahan atau menu makanan ringan yang dioleh sendiri di rumah. Dengan begitu, camilan yang dikonsumsi akan lebih higenis dan membuat tubuh menjadi lebih sehat. Minimalkan makanan olahan, gula dan minuman yang tidak memiliki nutrisi.

Keempat, tetap olahraga minimal 2-3 kali seminggu untuk melancarkan peredaran darah dan oksigen di dalam tubuh. Kelima, boleh mengonsumsi suplemen atau vitamin untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh. Untuk mendapatkan sistem imun yang baik, tentu saja harus dibantu dengan mengonsumsi makanan yang sehat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa buah dan sayuran yang mengandung vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin E, dan juga beta karoten dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Selain itu, mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan juga dapat membantu mengurangi stres oksidatif.

Alhasil, tubuh pun jadi punya imun yang kuat untuk melawan serangan berbagai penyakit, termasuk virus COVID-19 ini. Kekurangan cairan tubuh alias dehidrasi gara-gara malas minum air putih sama saja cari penyakit, Sis. Dehidrasi bisa menyebabkan sakit kepala, mengganggu performa tubuh, sistem pencernaan, serta fungsi hati dan ginjal, dan bikin susah fokus. Bawang putih atau allium sativum adalah bumbu dapur yang pasti ada di setiap rumah.

Kemudian, kita sebaiknya menyusun skala prioritas dan jadwal aktivitas selama Ramadhan. Ini bisa dilakukan dengan membagi waktu beristirahat, beribadah, juga waktu untuk bekerja dari rumah. Usahakan untuk mengikuti jadwal yang ada sebaik mungkin, agar Anda tetap bisa produktif sekaligus banyak mendapatkan porsi untuk beribadah. Dengan mengikuti jadwal dan menyusun prioritas, Anda juga bisa memberikan jeda bagi tubuh untuk beristirahat, agar tidak kelelahan karena serangkaian aktivitas yang dilakukan sambil berpuasa. Suplemen khusus Ramadan berupa multivitamin yang dibutuhkan tubuh meliputi vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin E, kalsium, dan zat besi, habbatussauda dan sari kunyit .

Lebih lanjut Tria menjelaskan, pembagian makanan sehat yang sebaiknya diasup ibu hamil. Mengutip panduan gizi seimbang pada masa pandemi COVID-19-Kementrian Kesehatan RI, makanan pokok merupakan sumber karbohidrat yang bisa didapat dari nasi, jagung, kentang dan umbi-umbian. Minum alkohol secara berlebihan justru dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh karena mengganggu flora usus dan menyebabkan peradangan hati. Tidur yang cukup menjadi salah satu cara agar regulasi sistem imun tetap terjaga.

Banyakanak yang jatuh sakit atau tertular flu karena kurang istirahat. Pastikan sikecil mendapatkan jam tidur yang cukup sesuai dengan tahapan usiaperkembangannya. Vitamin C mampu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena produksi interferon yang bisa mendeteksi keberadaan patogen. Makanan yang mengandung vitamin C di antaranya jambu biji, kiwi, lemon, leci, pepaya, stroberi, dan jeruk.

Selain itu, pepaya juga mengandung potassium, magnesium, serta folat yang sangat baik dalam menjaga sistem imunitas tubuh. Salah satu makanan yang masuk dalam kategori sayur ini sangat baik untuk menjaga imunitas tubuh. Selain mengandung sejumlah vitamin dan mineral, brokoli juga tinggi antioksidan.

Hal itu dapat membantu meningkatkan imun tubuh agar tidak membuat metabolisme menjadi turun sehingga memiliki potensi tertular virus. Menurut salah seorang ahli di National Institute of Health, olahraga dapat merangsang kinerja antibodi serta sel-sel darah putih. Sehingga kegiatan ini sangat cocok jika dilakukan pada masa pandemi guna meningkatkan sistem imun dalam tubuh. Penyakit virus corona (COVID-19) di Indonesia semakin menyebar ke banyak orang.

Mulya